Home / Properti / Artikel / Ternyata Begini Kehidupan Sehari-Hari Seorang Arsitek

Ternyata Begini Kehidupan Sehari-Hari Seorang Arsitek

Menjadi arsitek bukan semata-mata sebuah pekerjaan untuk mencari penghidupan. Namun merupakan sebuah profesi yang membuat orang bisa berkarya untuk kehidupan yang lebih baik. Karena itu, biasanya kehidupan seorang arsitek bisa memberi inspirasi pada karya yang dibuatnya.

Seorang arsitek bisa membuat berbagai desain arsitektur dengan konsep dan tema yang berbeda. Namun demikian, ada juga arsitek yang memiliki aliran tertentu. Ketika ia bekerja sesuai dengan aliran yang diminati, maka hasil yang diperoleh akan lebih maksimal.

Meskipun digolongkan sebagai ilmu pasti, namun dalam aplikasinya, arsitektur juga menyertakan seni dalam karya yang dihasilkan. Untuk itu, kehidupan sehari-hari arsitek tidak seragam, tergantung pada pribadi masing-masing yang sesuai dengan gaya hidup pilihannya. Dan untuk mengetahui lebih luas bagaimana dan seperti apa kehidupan sehari-hari seorang arsitek itu, maka penulis berhasil mewawancarai Ir. Boy DS. Tambusai, seorang arsitek senior dari Konsultan Arsitek Online.

Sewaktu penulis menelpon beliau untuk wawancara, kebetulan beliau sedang ada di Singapore dan besoknya beliau ajak penulis untuk bertemu di kantornya di kawasan Pulomas, Jakarta Timur. Bagi pembaca yang ingin berkonsultasi atau sekedar tanya-tanya, bisa menghubungi beliau via telpon atau WA di nomor 0853-7602-7000 (dijamin gratis kok).  Atau kalau ingin melihat-lihat portofolio project-project Arsitek Online, bisa langsung mengunjungi portal resminya di sini Arsitek.

Berikut rangkuman dari hasil wawancara penulis dengan pak Boy yang penulis rangkum dalam artikel berikut ini. Selamat membaca : )

Konsultasi Arsitek

Gaya Hidup dan Aliran Arsitek

Sejak ribuan tahun yang lalu hingga saat ini aliran yang dimiliki arsitek terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Aliran yang dianut sedikit banyak dipengaruhi oleh gaya hidup sehari-hari yang dijalankan. Dengan demikian, cara dan gaya hidup akan mempengaruhi karya yang dihasilkan.

Meskipun demikian, tidak semua arsitek bisa disimpulkan dengan cara yang sama. Karena pada dasarnya, karya dan gaya hidup itu sendiri merupakan sebuah pilihan bebas. Dengan demikian, tidak harus terkait adanya hukum sebab akibat.

Gaya Hidup Arsitek Sehari-hari yang Umum Dalam Pandangan Masyarakat

Dalam berbagai frame berpikir masyarakat, arsitek dinilai sebagai orang yang kuat lembur, kuat begadang dan berpenampilan nyentrik. Bekerja pada malam hari sering digambarkan dalam berbagi film maupun media lainnya. Dan ternyata ada sebabnya kenapa seorang arsitek itu lebih senang hidup di malam hari dibandingkan di siang hari, ternyata hal itu disebabkan karena pada malam hari dinilai lebih tenang hingga arsitek bisa lebih fokus dalam menggali ide-ide kreatif bagi desainnya.

Pemikiran lain yang umum terjadi, arsitek merupakan orang berpenghasilan tinggi dengan jam kerja yang longgar. Hanya dengan beberapa desain yang dibuat, penghasilan yang didapatkan bisa untuk hidup layak selama beberapa bulan. Apalagi bila tinggal di negara-negara maju seperti Jerman, Jepang atau Qatar, keahlian seorang arsitek sangat dihargai. Beberapa anggapan mengenai arsitek tersebut memang ada benarnya. Pekerjaan ini merupakan salah satu pekerjaan yang cukup diidamkan. Namun demikian, untuk mencapai level tersebut, butuh kerja keras dan disiplin yang tinggi.

Arsitek Bisa Bekerja Selama 24 Jam

Pada kenyataannya, arsitek bisa selalu bekerja karena pekerjaan berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Untuk mendesain dan merancang sesuatu, terkadang butuh inspirasi yang bisa datang sewaktu-waktu. Karena itu, bisa dikatakan arsitek bekerja selama 24 jam penuh.

Pekerjaan arsitek bisa terikat pada perusahaan tertentu sehingga memiliki jam kerja yang pasti. Untuk berbagai proyek, pekerjaan rutin bisa dilakukan sama halnya seperti pekerjaan kantor lainnya. Namun demikian, untuk menghasilkan karya yang orisinal selepas jam kantor pun arsitek tetap bekerja.  Bahkan untuk mendapatkan inspirasi, terkadang ada arsitek yang melakukan perjalanan cukup jauh ke tempat-tempat yang belum jarang didatangi manusia. Tidak sekedar berlibur, namun juga mencari bentuk yang bisa dirangkai menjadi sebuah karya. Sehingga meskipun terlihat santai, ada masanya kedisiplinan dan keseriusan dijalankan dengan baik.

Oleh sebab itu lah jam kerja menjadi tidak berlaku bagi seorang arsitek bila inspirasi sedang mengalir. Untuk membuat karya yang baik, terkadang momen menjadi hal yang menentukan. Karena itu, seorang arsitek bisa bekerja berhari-hari dalam melakukan desain tertentu, terkadang lupa makan atau jarang mandi demi menyelesaikan ide yang sudah di dalam kepala. Namun demikian, kewajiban sholat lima waktu tentu tidak boleh terlupakan, demi mendapatkan rezeki yang berkah dan toyyibah.

Karya Arsitek

Karya yang Dilandasi Keseharian

Konsep yang sedang berkembang selama 1 dekade terakhir adalah arsitektur yang ramah lingkungan. Untuk itu, banyak arsitek yang mencoba menerapkan kehidupan sehari-hari dalam desain yang dibuat. Isu yang dikembangkan, seperti perubahan iklim, clean energy, dan lainnya diwujudkan dalam sebuah desain.

Keseharian arsitek yang membutuhkan penerangan yang cukup bisa tertuang dengan desain rumah yang dibuat. Desain yang ada mampu memberikan penerangan alami hingga menghemat energi listrik.

Desain arsitek juga mencermati perubahan iklim yang terjadi belakangan ini. Suhu udara yang semakin panas membutuhkan desain yang ramah lingkungan sehingga bisa terasa lebih sejuk. Dengan desain yang sesuai, maka sirkulasi udara bisa lebih baik.

Saat ini memang sedang ngetren rumah yang berkonsep ramah lingkungan dan hemat energi. Konsep ini mulai diminati dan dikembangkan terutama di negara-negara maju, dan alhamdulillah Indonesia termasuk negara yang menonjol dalam urusan ini. Hal ini karena arsitek Indonesia selalu turut serta dalam setiap seminar-seminar maupun perbincangan-perbincangan dalam dunia arsitektur Internasional. Melalui induk organisasi arsitek Indonesia, yakni IAI atau Ikatan Arsitek Indonesia, sepak terjang Indonesia dalam kancah arsitektur dunia cukup diperhitungkan.

Baca Juga :

Meja dan Kursi Belajar Anak Minimalis Terbaru

Meja dan Kursi Belajar Anak Minimalis

Meja dan Kursi Belajar Anak Minimalis – Jika anda memiliki anak yang duduk di bangku …

Tinggalkan Balasan